Oleh: Rama Gustamar
Bike to work atau Bike to school rasanya sudah menjadi aktivitas yang mulai dilirik di kota-kota besar dewasa ini. Yap, keberadaan sepeda kembali digemari setelah sekian lama tersaingi oleh kendaraan berbahan bakar seperti motor dan mobil yang setiap tahunnya menawarkan model serta fasilitas yang memanjakan. Namun, sepertinya kesadaran akan rusaknya lingkungan akibat polusi udara kendaraan bermotor membuat beberapa orang beralih kembali kepada si gowes ini. Sepeda memang ramah lingkungan, tidak perlu bahan bakar serta dapat secara langsung membuat kita lebih fit dan bugar. Dan kelihatannya pemerintah pun ikut mendukung kegiatan bersepeda ini dengan merealisasikan jalur khusus sepeda di jalan-jalan utama kota-kota besar walaupun pada kenyataannya jalur sepeda itu sering disalahgunakan. Selain itu gelaran car free day yang diadakan setiap weekend membuat kita dapat menghirup udara segar di pagi hari tanpa diganggu oleh asap kendaraan.
Berbagai jenis sepeda pun kembali laku di pasaran. Mulai dari toko loak di pinggir jalan sampai di mal-mal menjual berbagai model sepeda . Kini sepeda bukan hanya digunakan sebagai sarana transportasi atau sarana berolahraga, tapi juga ajang bergaya. Nggak ada salahnya dong, tampil gaya dengan sepeda. Sekarang ini seiring trendinya kembali kegiatan bersepeda, bermunculanlah berbagai komunitas sepeda, baik komunitas jenis sepeda tertentu seperti komunitas sepeda Fixie, komunitas sepeda lipat, komunitas sepeda Low Rider, komunitas sepeda ontel dan masih banyak komunitas lainnya. Ya, sepeda kini menjadi trend tersendiri di berbagai kalangan.
Namun menurut kami, keberadaan sepeda saat ini jangan hanya dijadikan trend semata, melainkan bisa dijadikan life style yang menstimulus para pengendara motor dan mobil serta para pejalan kaki agar ikut beralih menggunakan sepeda sebagai alat transportasi massal yang ramah lingkungan. Gowes dengan sepeda sedikit banyak membantu dunia ini dalam mengurangi dampak pemanasan global yang sekarang semakin terasa. Mari bersepeda!







